Tak Tertolong Lagi, Samsung Akhirnya Hentikan Produksi Galaxy Note 7… Untuk Selamanya
Dan Samsung menanggung harga yang mahal untuk itu.
Cover image via SAYS IndonesiaSamsung akhirnya menghentikan produksi dan penjualan unit terbarunya, Galaxy Note 7 dengan alasan keamanan untuk pengguna
Melalui [Techcrunch] (https://techcrunch.com/2016/10/11/samsung-kills-the-galaxy-note-7-for-good/), juru bicara Samsung membenarkan hal ini. "Kami dapat mengkonfirmasi laporan bahwa Samsung telah menghentikan produksi Galaxy Note 7 secara permanen," ungkapnya kepada Techcrunch.
Keputusan ini diambil setelah banyaknya kasus Galaxy Note 7 yang dilaporkan terbakar
Galaxy Note 7 milik pengunjung hotel Highland Hotel, Skotlandia, terbakar saat dicharge
Image via Gabriel Sebestin/BBC
Kasus terbakarnya Galaxy Note 7 ini sudah terjadi di berbagai tempat, seperti [Skotlandia] (http://www.bbc.com/news/uk-scotland-highlands-islands-37624730), [Selandia Baru] (http://www.stuff.co.nz/business/85234372/first-known-new-zealand-case-of-samsung-note-7-catching-fire), dan [Australia] (http://tekno.kompas.com/read/2016/09/08/09230007/galaxy.note.7.terbakar.pemilik.diminta.bayar.rp.18.juta).
Galaxy Note 7 bahkan pernah mengakibatkan [kebakaran pada sebuah Jeep] (http://www.fox13news.com/news/local-news/203295058-story) di Florida, Amerika Serikat
Image via fox13news.com
Sebelumnya, Samsung sempat merilis Galaxy Note 7 'versi aman' yang diklaim tidak akan terbakar. Namun, bahkan 'versi aman' ini pun terbakar.
Meskipun diklaim aman, salah satu unit Galaxy Note 7 pengganti juga terbakar beberapa waktu lalu. Yang menambah parah kasus ini adalah karena **unit tersebut terbakar [saat berada di pesawat] (http://www.androidauthority.com/samsung-galaxy-note-7-replacement-southwest-plane-fire-720355/)**.
Pesawat tersebut dilaporkan adalah milik Southwest Airlines yang terbang dari Louisville, Negara Bagian Kentucky, Amerika Serikat menuju Baltimore, Negara Bagian Maryland pada tanggal 5 Oktober lalu.
Galaxy Note 7 sempat membakar karpet di pesawat milik Southwest Airlines
Image via Brian Green/theverge.com
Untuk pengguna yang terlanjur membeli Galaxy Note 7, Samsung menawarkan [pengembalian uang] (https://techcrunch.com/2016/10/11/samsung-kills-the-galaxy-note-7-for-good/) secara utuh atau penggantian dengan unit lain ditambah 'sertifikat hadiah' senilai 25 USD (325.000 rupiah)
Dengan berbagai kejadian ini, Samsung dilaporkan mengalami kerugian finansial dan reputasi yang cukup besar
[Reuters] (http://www.reuters.com/article/us-samsung-elec-smartphones-idUSKCN12A2JH) melaporkan bahwa penghentian produksi dan **penarikan Galaxy Note 7 dari pasar dan dapat mengakibatkan kerugian senilai 17 milyar USD** (221 trilyun rupiah) kepada Samsung.
Selasa kemarin, **harga saham Samsung juga dilaporkan [turun] (http://www.reuters.com/article/us-samsung-elec-smartphones-idUSKCN12A2JH) sebesar 20 milyar USD** (260 trilyun rupiah) atau setara 8%. Ini adalah penurunan paling parah pada saham Samsung sejak tahun 2008.
Terlihat penurunan harga saham drastis pada bulan September saat kasus terbakarnya Note 7 bermunculan dan Oktober saat Note 7 ditarik dari pasar
Image via Google Finance/Yahoo Finance
Jadi, bagaimana pendapatmu? Beritahu kami di kolom komentar ya.
Jika kamu adalah Samsung, nama apa yang akan kamu berikan untuk Galaxy Note selanjutnya?
a) Galaxy Note 7S
b) Galaxy Note 8
c) Galaxy Not Fire (Galaxy Tak terbakar)
d) Galaxy Ice (Galaxy Es)

