Rumah Ini Akan Ikut Terbelah Dua Ketika Hubunganmu Dengan Si Dia Juga Terbelah Dua

Kabar baiknya: rumah bisa menyatu kembali kalau kamu pun dipersatukan kembali dengannya.

Enlarge text
Cover ImageCover image via OBA Studio/SAYS ID
Logo

Perusahaan firma asal Belanda [OBA Studio] (http://www.studio-oba.nl/index.htm) beberapa waktu lalu mempublikasikan inovasi desain rumah yang menjadi perbicangan di dunia maya

Konsep yang bertajuk **Prenuptial Housing** ini merupakan inovasi desain rumah yang mampu terbelah menjadi dua bagian saat dibutuhkan.

Menurut rilis yang dimuat dalam [Huffington Post] (http://www.huffingtonpost.com/entry/prenuptial-housing-divorce_us_57ac8bdce4b0db3be07d5c3c), mereka mencanangkan konsep rumah tersebut untuk para pasangan masa kini. Sehingga, saat terjadi 'pisah ranjang' atau bahkan perceraian, ada kemudahan untuk masing-masing memisahkan diri tanpa harus benar-benar meninggalkan rumah yang mereka tempati sebelumnya.

Image via OBA Studio

Ide berasal dari seorang wirausahawan asal Amsterdam, Omar Kbiri, yang suatu hari menyadari tingginya tingkat perceraian yang terjadi di sekitarnya

Dari cerita yang dimuat [Digital Trends] (http://www.digitaltrends.com/home/prenup-house-splits-in-two-after-a-divorce/) beberapa waktu lalu, disampaikan bahwa saat itu Omar tengah mencari rumah untuk tinggal bersama pasangannya. Tiba-tiba terlintas di pikirannya tentang tingginya tingkat perceraian yang terjadi di sekitarnya. Ide memiliki rumah yang juga mampu 'bercerai' secara fisik ini pun muncul dalam benaknya.

Omar kemudian menggunakan jasa OBA Studio untuk menyalurkan idenya ini menjadi satu konsep desain yang profesional dan memiliki langkah teknis ketika ingin direalisasikan.

Konsep kerangka rumah.

Image via OBA Studio

Menurut laporan terakhir, proyek ini tengah mengincar target pasar di negara-negara Eropa yang memiliki tingkat perceraian tertinggi

Mengutip wawancara dengan [Daily Mail] (http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-3707455/Bizarre-floating-prenup-house-split-two-marriage-doesn-t-work-letting-spouses-simply-sail-away.html), Omar dan pihak OBA Studio melirik negara-negara di Eropa dengan tingkat perceraian tertinggi untuk menjadi lokasi pionir realisasi desain rumah ini. Mereka di antaranya adalah Portugal (68%), Belgia (71%) dan Hungaria (67%).

Konsep desain masih perlu dikembangkan lagi, carita Omar pada Daily Mail. Rencananya rumah akan dibangun mengapung di air agar lebih memudahkan proses pembelahan.

Omar dan OBA Studio menargetkan untuk mulai mengerjakan prototype dari rumah ini pada awal tahun 2017

Image via tumblr

Pantau terus [Facebook] (http://bit.ly/saysidfb), [Twitter] (http://bit.ly/saysidtwitter) dan [Subscribe] (http://bit.ly/saysidsubscribe) SAYS Indonesia untuk konten terhangat lainnya

Lainnya dari SAYS Indonesia:

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: