Teman Ahok Capai Target KTP Untuk Maju Sebagai Calon Gubernur Independen
Dan terus lanjut hingga mencapai target satu juta KTP.
Cover image via beritasatu.comTeman Ahok berhasil mengumpulkan KTP lebih dari jumlah yang dipersyaratkan KPU agar Ahok dapat maju sebagai calon gubernur independen
Sesuai persyaratan yang ditetapkan KPU, Basuki Cahaya Purnama, atau biasa dikenal Ahok, perlu mengumpulkan **setidaknya 523.000 KTP dari calon pemilih di DKI Jakarta** agar dapat maju sebagai calon gubernur independen.
Amalia Ayuningtyas, juru bicara teman Ahok, melalui [JakartaGlobe] (http://jakartaglobe.beritasatu.com/news/teman-ahok-enough-id-cards-basukis-independent-candidacy/) mengatakan bahwa **pihaknya telah berhasil mengumpulkan KTP lebih dari jumlah minimal yang ditetapkan KPU**.
Pada saat berita ini ditulis, jumlah KTP yang terkumpul untuk mendukung Ahok adalah 547.658
Pada saat berita ini ditulis, jumlah yang terkumpul berdasarkan laman resmi temanahok adalah 547.658 KTP
Image via temanahok
Teman Ahok akan terus melanjutkan pengumpulan KTP hingga mencapai target satu juta KTP
Amalia menambahkan bahwa walaupun telah mencapai target yang ditentukan KPU, Teman Ahok akan **tetap melanjutkan pengumpulan KTP hingga mencapai target mereka sendiri yakni satu juta KTP** pada akhir bulan Juli 2016 nanti.
Pengumpulan KTP ini sebenarnya adalah kali kedua proses ini dilakukan setelah sebelumnya dipaksa diulang karena Ahok belum memiliki calon pasangan wakil gubernur
Teman Ahok sebelumnya telah memulai pengumpulan KTP dari bulan Maret tahun 2015 lalu dengan jumlah KTP terkumpul hingga 785.000 **namun terpaksa diulang karena dukungan tersebut dianggap hanya untuk Ahok** padahal nantinya Ahok harus menyertakan wakilnya jika ingin maju sebagai calon independen.
**Yusril Ihza Mahendra**, Pakar Hukum Tata Negara yang juga berencana maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta bahkan mengatakan bahwa **KTP Ahok yang sudah terkumpul sebelumnya "tidak laku"**. Melalui [KoranNonstop] (http://korannonstop.com/2016/02/ktp-teman-ahok-tidak-laku/), Yusril mengatakan "Mau kumpulin KTP 3 juta pun kalau belum ada pasangan, harus ulang lagi (kumpulkan KTP)."
Yusril Ihza Mahendra, Pakar Hukum Tata Negara yang juga berencana mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta
Image via harianindo
Pada tanggal 7 Maret 2016 lalu, Ahok secara resmi memilih Heru Budi Hartono, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, sebagai wakilnya
Walaupun pengumpulan KTP harus diulang, Juru Bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas melalui [JakartaGlobe] (http://jakartaglobe.beritasatu.com/news/teman-ahok-enough-id-cards-basukis-independent-candidacy/) mengatakan bahwa **proses pengumpulan KTP saat ini jauh lebih mudah**. Teman Ahok bahkan mendapat berbagai permintaan untuk membuka *booth* pengumpulan KTP mereka sendiri.
Dukungan terus bertambah, warga jakarta bahkan dapat menggunakan jasa aplikasi Go Ahok PSI untuk memberikan dukungan
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang merupakan partai baru di dunia politik Indonesia juga memberikan dukungan kepada Ahok dengan meluncurkan **aplikasi Go Ahok PSI**. Aplikasi ini memungkinkan warga jakarta memberikan dukungan **tanpa harus pergi secara langsung ke posko Teman Ahok**. 100 armada sepeda motor sudah disiapkan untuk mengambil KTP langsung dari rumah warga yang ingin memberikan dukungan kepada Ahok melalui aplikasi ini.
Image via temanahok
Di dalam video ini, PSI dan Teman Ahok memberi penjelasan tentang aplikasi Go Ahok PSi
Jangan lupa ikuti [Facebook] (https://www.facebook.com/SAYSIndonesia/) dan [Twitter] (https://twitter.com/SAYS_ID) SAYS Indonesia untuk berita lainnya
Image via giphy

