Survey: Pasangan Anies-Sandiaga Paling Sering Dikomentari Negatif Di Sosial Media

Bagaimana dengan Ahok-Djarot dan Agus-Sylviana?

Enlarge text
Cover ImageCover image via SAYS Indonesia
Logo

Sebuah lembaga pemantauan sosial media [PoliticaWave] (http://politicawave.com/jakarta) merilis data real time tentang komentar-komentar yang bermunculan di sosial media terkait cagub-cawagub DKI di Pilkada 2017

Image via PoliticaWave

Lembaga yang menyebut diri mereka sebagai ["sarana untuk memantau secara sistematis percakapan yang terjadi di media sosial berkaitan dengan berbagai isu politik nasional maupun regional"] (http://politicawave.com/about) ini **tidak hanya memantau berapa jumlah komentar** yang diterima masing-masing calon, **tapi juga sentimen dari komentar tersebut**. Dengan kata lain, kita bisa melihat apakah komentar tersebut bernada mendukung atau menjatuhkan si calon gubernur.

Data yang diberikan juga bersifat *real time*, artinya data tersebut sesuai dengan waktu sebenarnya dan dapat berubah-ubah tergantung perkembangan tren di sosial media.

Hasilnya menunjukkan bahwa untuk saat ini pasangan Ahok-Djarot adalah pasangan yang paling sering dibicarakan di sosial media

Image via PoliticaWave

Warna merah menunjukkan jumlah komentar untuk pasangan Ahok-Djarot, kuning untuk pasangan Anies-Sandiaga, dan biru untuk pasangan Agus-Sylviana.

**Dari grafik ini terlihat komentar untuk pasangan Ahok-Djarot selalu berada diatas pasangan lain secara signifikan**. Untuk tanggal 4 Oktober kemarin misalnya, jumlah komentar untuk pasangan Ahok-Djarot mencapai 16.521 komentar. Di urutan kedua, jumlah komentar untuk pasangan Anies-Sandiaga hanya seperempatnya, yakni 4.294 komentar. Di urutan terakhir adalah pasangan Agus-Sylviana yang hanya dikomentari sebanyak 2.194 komentar.

Pemantauan ini dilakukan di berbagai sosial media. Walaupun demikian, data menunjukkan komentar terbanyak berasal dari Twitter.

Image via PoliticaWave

Tapi apakah semua komentar ini bernada positif? Ternyata tidak juga. Untuk pasangan Anies-Sandiaga misalnya, walaupun mereka menempati urutan kedua dengan jumlah komentar terbanyak, sebagian besarnya justru bernada negatif.

Image via PoliticaWave

Salah satu variabel yang ditampilkan di grafik ini adalah [net sentiment] (http://politicawave.com/method) yang menurut PoliticaWave adalah "pendapat atau perasaan dari konsumen yang dinyatakan di media sosial." Perhitungannya sederhana, yakni total komentar positif dikurangi total komentar negatif.

**Dari grafik ini terlihat bahwa pasangan Anies-Sandiaga berada di sisi negatif dari grafik** dengan nilai -2.022. Artinya lebih banyak komentar negatif yang berdatangan kepada mereka dibandingkan komentar positif. Hal ini berbeda dengan pasangan lain yang kedua-duanya berada di sisi positif grafik.

Lalu, apa ini artinya Anies-Sandiaga sudah pasti kalah?

Pendiri PoliticaWave, Yose Rizal, menjelaskan kepada [JakartaGlobe] (http://jakartaglobe.beritasatu.com/news/ahok-and-djarot-most-talked-in-social-media-monitors/) bahwa pemantauan serupa juga pernah dilakukan PoliticaWave sebelumnya, baik pada Pemilu presiden tahun 2014 maupun Pilkada serentak tahun 2015. **Berdasarkan kedua pemilu tersebut, hasil pantauan ini cukup akurat**. Pasangan yang menang adalah pasangan yang paling sering dibicarakan di sosial media dan pembicaraan tersebut bersentimen positif. Ini artinya peluang pasangan Ahok-Djarot untuk memenangkan Pilgub lebih besar.

Meski begitu, **Yose menambahkan bahwa hasil pemantauan ini bersifat temporer dan dapat berubah** sesuai dinamika politik nantinya.

Yose Rizal, pendiri PoliticaWave

Image via jpnn.com

Untuk memantau sendiri perkembangan survey ini, kamu dapat mengaksesnya sendiri [disini] (http://politicawave.com/jakarta)

Bagaimana dengan kamu? Termasuk yang bersentimen positif atau negatif terhadap pasangan Anies-Sandiaga?

Untuk berita terbaru lainnya setiap hari, like [Facebook] (http://bit.ly/saysidfb), follow [Twitter] (http://bit.ly/saysidtwitter), dan [Subscribe] (http://bit.ly/saysidsubscribe) SAYS Indonesia

Tapi sebenarnya semua pasangan memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri

Baca juga berita lainnya

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: