Rakyat Filipina Cetak Sejarah Dengan Memilih Anggota Parlemen Transgender Pertamanya

"Untuk semua orang yang mengalami diskriminasi, saya ingin menginspirasi mereka," ujar Roman.

Enlarge text
Cover ImageCover image via SAYS Indonesia
Logo

Geraldine Roman mengukir sejarah di Filipina dengan menjadi anggota parlemen transgender pertama di negara yang didominasi penduduk beragama Katolik ini

Roman terpilih untuk mewakili distrik Bataan di parlemen setelah meraih suara sebesar 62% dan mengalahkan rivalnya. Seperti dikutip [bbc] (http://www.bbc.com/news/world-asia-36253666), selama kampanye, Roman memposisikan dirinya sebagai "**pernyataan bahwa bahkan seorang *transgender* dapat melayani negara dan tidak seharusnya didiskriminasi**."

Geraldine Roman (baju kuning)

Image via npr.org

Terpilihnya Roman merupakan langkah besar kaum LGBT Filipina yang sering kali mendapat hujatan dari politisi dan public figure

Awal tahun ini misalnya, peraih juara tinju dunia delapan kali, **Manny Pacquiao, mengungkapkan pandangannya yang menganggap kaum gay** "**lebih buruk dari binatang**." Pacquaio kemudian mengajukan permohonan maafnya ketika dirinya mencalonkan diri untuk menjadi anggota senat.

Manny Pacquiao

Image via bbc

Sebelum terpilih menjadi anggota parlemen, Roman sempat menjadi editor senior di agensi berita di Spanyol

Kemudian Roman memutuskan kembali ke Filipina pada tahun 2012 untuk merawat ayahnya yang sedang sakit. Selain prestasinya dalam menjadi jurnalis, **Roman juga mampu berbicara dalam lima bahasa dan memiliki dua gelar master**.

Roman yang berusia 49 tahun ini menjalani operasi menjadi wanita transgender pada tahun 1990-an dan **saat ini memiliki seorang pasangan laki-laki yang dinikahinya di Spanyol** saat menjadi editor senior di agensi berita.

Geraldine Roman disambut pendukungnya pada saat kampanye

Image via abc.net

Roman mengatakan bahwa dirinya ingin menjadi inspirasi bagi semua orang yang mengalami diskriminasi

Kepada AFP yang dikutip [WashingtonPost] (https://www.washingtonpost.com/news/worldviews/wp/2016/05/10/hatred-and-discrimination-did-not-triumph-philippines-elects-first-transgender-congress-member/), Roman berkata, "Ada banyak faktor untuk diskriminasi: berdasarkan jenis kelamin, usia, pencapaian pendidikan, kepercayaan. **Jadi untuk siapapun yang mengalami diskriminasi, saya ingin menginspirasi mereka**."

Roman melambaikan tangan ke pendukungnya saat kampanye

Image via AFP/Ted Aljibe

Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar dan ikuti [Facebook] (https://www.facebook.com/SAYSIndonesia/) dan [Twitter] (https://twitter.com/SAYS_ID) SAYS Indonesia untuk berita lainnya

Image via wordpress.com

Sementara itu, Ahok berharap terpilihnya walikota muslim pertama di London dapat inspirasi Jakarta

Dan berita lainnya

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: