Netizen Ikut Suarakan Pendapat Tentang Ahok Yang Dipanggil KPK
Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok hari ini, Selasa 12 April 2016 dipanggil oleh KPK sebagai saksi kasus pembelian lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras yang menurut BPK merugikan negara.
Cover image via bbcGubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, atau biasa disapa Ahok memenuhi panggilan KPK pada Selasa, 12 April 2016
**Ahok mendatangi kantor KPK untuk memenuhi panggilan sebagai saksi** terkait kasus proyek pembelian lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras di Jakarta Barat.
Melalui [BBC Indonesia] (http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/04/160412_indonesia_ahok_sumber_waras) Ahok menyatakan, "Kita bawa semua berkas yang sudah pernah saya bawa ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), **kan BPK sudah pernah lakukan investigasi. Nanti kita tanya aja, KPK mau tanya apa,**"
Image via BBC Indonesia
Kasus ini bermula ketika Pemprov DKI Jakarta membeli lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) yang menurut BPK terlalu mahal
Lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras dibeli oleh Pemprov DKI Jakarta untuk dibangun menjadi Rumah Sakit Sumber Waras seharga 800 Miliar. **BPK menilai bahwa harga ini terlalu mahal dan mengakibatkan kerugian negara mencapai 191 miliar rupiah**.
Ahok menyatakan bahwa pembelian lahan tersebut tidak menyebabkan kerugian apapun kepada negara. Melalui [BBC Indonesia] Ahok mengatakan, "KPK dan BPK sudah pernah minta audit investigasi. **Sekarang saya justru ingin tahu KPK mau nanya apa? Orang jelas BPK-nya ngaco begitu kok.**"
Hingga saat ini, KPK masih melakukan penyelidikan dan belum menentukan tersangka
Berbagai politisi pun menyuarakan pendapatnya terkait dipanggilnya Ahok oleh KPK
Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana atau biasa disapa Haji Lulung melalui [Liputan6] (http://news.liputan6.com/read/2481507/lulung-kalau-saya-kpk-ahok-langsung-pakai-rompi-oranye) mengatakan bahwa bukti yang ada sudah cukup untuk menjerat Ahok. Haji Lulung bahkan berandai-andai, **"Kalau saya jadi KPK nih, Ahok enggak pulang. Langsung pakai rompi oranye."**
Ruhut Sitompul, anggota komisi III DPR RI juga menyuarakan pendapatnya. Melalui [liputan6] (http://news.liputan6.com/read/2481275/ruhut-sitompul-yakin-ahok-tak-terlibat-kasus-rs-sumber-waras), Ruhut menyatakan keyakinannya bahwa Ahok tidak terlibat dalam kasus Sumber Waras ini. "**Saya yakin 100 persen Pak Ahok itu bersih tidak ada kaitannya dengan Sumber Waras**, begitu juga masalah reklamasi," ujar Ruhut.
Netizen tidak ketinggalan menyuarakan pendapat mereka, tagar [#AyoKPKKandangkanAhok] (https://twitter.com/hashtag/AyoKPKKandangkanAhok?src=tren) pun menjadi tren pembicaraan di Twitter
Image via SAYS Indonesia
Image via SAYS Indonesia
Image via SAYS Indonesia
Namun demikian, dukungan kepada Ahok tetap datang dari sebagian netizen lainnya
Image via SAYS Indonesia
Image via SAYS Indonesia
Image via SAYS Indonesia
Petisi tangkap Ahok pun diinisiasi dan sudah ditandatangani lebih dari dua ribu orang
Image via Change.org
Petisi tangkap Ahok ini diinisiasi oleh Dr Kholis Audah dan hingga saat berita ini ditulis sudah **ditandatangani oleh 2.379 pendukung, hanya kurang 121 tanda tangan lagi untuk mencapai 2.500 tanda tangan**.
Berikut adalah beberapa komentar di petisi tersebut
Image via Change.org

