Model Berhijab Pertama Muncul Di Playboy Dan Menurutnya, Dia ‘Merasa Terhormat’

"Saya merasa terhormat Playboy memilih saya… dan menampilkan saya di majalah mereka"

Enlarge text
Cover ImageCover image via SAYS Indonesia
Logo

Noor Tagouri menjadi wanita berhijab pertama yang tampil di majalah Playboy sejak majalah tersebut pertama kali terbit 63 tahun yang lalu

Perempuan 22 tahun kelahiran West Virginia, negara bagian Amerika Serikat ini "**tidak seperti bayanganmu untuk seseorang yang mengenakan hijab**", tulis Playboy dalam [artikelnya] (http://www.playboy.com/articles/renegades-noor-tagouri). **Dia cantik, mampu mengajukan pertanyaan dengan baik, dan tidak mau menerima jawaban tidak dari siapapun**, menurut Playboy.

Noor yang berprofesi sebagai pembawa berita ini sedang dalam proses menjadi jurnalis berhijab pertama di Amerika. Pada bulan Juni lalu, dirinya bahkan sempat menjadi pembawa berita *on-air* untuk [Newsy] (http://www.newsy.com/), sebuah media di Amerika.

Playboy menampilkan Noor dalam segmen Renegade Issues, yakni segmen untuk para pengambil resiko dan pemberontak

Menurut Playboy, segmen ini menampilkan "laki-laki dan perempuan yang akan mengubah pandangan orang-orang tentang bisnis, musik, pornografi, komedi, *game*, dan berbagai hal lain." **Noor sendiri**, seperti sudah dijelaskan Playboy sebelumnya, **mampu mengubah pandangan orang-orang bahwa perempuan berhijab juga bisa tampil kuat dan berdeterminasi tinggi**.

Tekad Noor yang kuat terlihat dengan keinginannya untuk menjadi pembawa berita berhijab pertama di Amerika

Noor mengatakan bahwa sebagai jurnalis, dirinya mendapat kepercayaan dari penduduk muslim lainnya. "**Saya tahu rasanya memiliki cerita yang diputarbalikkan dan dieksploitasi oleh media**," ujarnya kepada Playboy. Dia ingin mengatakan kepada muslim lain, "Hei, saya tahu bagaimana rasanya disalahartikan oleh media. (Sebagai jurnalis), **saya tidak akan melakukannya kepada Anda**. Saya akan melaporkan berita tentang Anda karena itu penting dan Anda pantas mendapat keadilan."

Yang dimaksud Noor dalam penjelasannya adalah pemberitaan tentang masyarakat muslim di media yang kadang disalahartikan karena para jurnalis tidak berasal dari golongan muslim itu sendiri.

Dengan tekadnya ini, dirinya sudah mendapat fanbase yang solid dan follower yang mencapai ratusan ribu

Noor yang merupakan keturunan Libya ini sudah memiliki penggemar di [Channel Youtube miliknya] (https://www.youtube.com/user/ntagouri) dan *follower* di [instagram] (https://www.instagram.com/ntagouri/) yang jumlahnya mencapai ratusan ribu.

Dirinya juga pernah menjadi pembicara di [Tedx Talk] (https://www.youtube.com/watch?v=jgnqlZUI4n8), yakni program yang menampilkan pembicara berprestasi untuk membicarakan ide-ide mereka yang menginspirasi. Dalam [Tedx Talk-nya] (https://www.youtube.com/watch?v=jgnqlZUI4n8), Noor mengangkat topik tentang identitas dan pemberontakan. Menurutnya, "**pemberontakan adalah bentuk kejujuran**."

Follower Noor di instagram sudah mencapai ratusan ribu

Image via instagram/ntagouri

Meski begitu, banyak juga yang menghujat dirinya yang muncul di majalah dewasa tersebut

Meski dirinya dihujat sebagian orang, Noor mengatakan kepada Playboy dirinya tidak mempedulikan hal tersebut. "Itu adalah energi negatif dan tidak sehat," ujarnya.

Lalu, bagaimana pendapatmu?

Jangan lupa like [Facebook] (http://bit.ly/saysidfb), follow [Twitter] (http://bit.ly/saysidtwitter), dan [Subscribe] (http://bit.ly/saysidsubscribe) SAYS Indonesia untuk berita lainnya setiap hari

Sementara itu, perempuan di Perancis dipaksa buka burkininya oleh 4 polisi sekaligus

Baca juga berita lainnya

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: