Lelaki Syria Buat Sisa Bom Dan Senjata Menjadi Karya Seni Agar Anaknya Tidak Takut

Juga agar anaknya memiliki harapan tentang masa depan mereka.

Enlarge text
Cover ImageCover image via SAYS Indonesia
Logo

Perkenalkan Akram Abou Al-Faouz

Image via CNN

Seorang laki-laki Syria yang tinggal di daerah rawan konflik Douma, di sebelah timur laut ibukota Syria, Damascus

Douma, daerah rawan konflik di Syria

Image via aljazeera.com

Menurut [PBB] (http://www.newsy.com/videos/the-syrian-artist-who-paints-on-death/) terdapat setidaknya 282.500 orang yang terjebak di daerah konflik ini.

Dengan banyaknya bom dan senjata yang sudah mati di tempat tinggalnya, Akram melukisnya menjadi karya seni

Image via positivr.fr

Image via intellect.com

"Tujuan saya adalah mendekorasi selongsong peluru, yang mencerminkan kematian, menjadi (sesuatu, red) yang menunjukkan hidup dan kehidupan; untuk menghapus jejak kesedihan dan mengubahnya menjadi sumber harapan."

Seperti dikutip [Newsy] (http://www.newsy.com/videos/the-syrian-artist-who-paints-on-death/), dirinya juga ingin "menyampaikan pesan kepada dunia bahwa kami adalah orang-orang dengan perdamaian dan cinta dan bukan teroris seperti yang diklaim pemerintah Syria."

Dirinya juga ingin anak-anaknya tidak takut terhadap senjata dan tetap memiliki harapan

"Saya juga ingin anak-anak saya menghadapi ketakutan mereka terhadap senjata dan tetap memiliki harapan dalam kehidupan mereka," ujarnya seperti dikutip [CNN] (http://edition.cnn.com/videos/world/2016/10/10/syrian-painter-mdw-orig.cnn).

Selain melukis diatas sisa-sisa bom dan selongsong peluru, Arkam juga menggambar

Namun 'kematian' menjadi tema karya-karya gambarannya

Sebelumnya Arkam merupakan pelukis kaca, namun dirinya kehilangan anggota keluarga, rumah dan pekerjaanya setelah perang Syria pecah

Kepada [Newsy] (http://www.newsy.com/videos/the-syrian-artist-who-paints-on-death/) dirinya mengatakan tidak pernah membayangkan suatu hari akan justru melukis sisa-sisa bom dan selongsong peluru.

Hati kami tersayat saat menulis berita ini, bagaimana dengan kamu saat membacanya? Beritahu kami di kolom komentar.

Like [Facebook] (http://bit.ly/saysidfb), follow [Twitter] (http://bit.ly/saysidtwitter), dan [Subscribe] (http://bit.ly/saysidsubscribe) SAYS Indonesia untuk berita lainnya setiap hari.

Sementara Syria dilanda perang, Palestina bahkan tidak ada di Google Map

Baca juga berita lainnya

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: