Kronologi Ledakan Bom Molotov Di Gereja Oikumene Samarinda

5 anak yang tengah bermain di lahan parkir terluka. 3 di antaranya luka parah.

Enlarge text
Cover ImageCover image via tstatic.net
Logo

Di tengah waktu ibadah sekitar pukul 10.30 WITA pagi ini, jemaat Gereja Oikumene Samarinda dikagetkan oleh ledakan bom yang meledak persis di depan gereja

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Fajar Setiawan bahwa bom berjenis molotov dengan sengaja dilempar dan diarahkan ke Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu 13 November 2016 sekitar pukul 10.10 WITA.

Image via Tribunnews

**Ledakan ini mengakibatkan 5 orang anak yang saat itu berada di lahan parkir terluka. Kelimanya telah dilarikan ke rumah sakit terdekat dan 3 di antaranya luka parah.**

Kapolri Jenderal Tito Karnavian: pelaku pelempar bom molotov di depan Gereja Oikumene di Samarinda telah ditangkap.

Pelaku adalah mantan napi yang terkait jaringan bom buku di Jakarta tahun 2011 silam.

Mengutip hasil penelusuran [Detik.com] (http://news.detik.com/berita/d-3344097/ini-penampakan-di-depan-gereja-oikumene-samarinda-usai-ledakan-bom-molotov), saksi setempat melaporkan kala itu jemaat tengah ibadah pagi saat seorang pemuda bersepedamotor melintas dan melemparkan bom tersebut ke arah gereja. Jemaat berhamburan ke luar gereja kala asap putih telah memenuhi lahan parkir dan sejumlah sepeda motor telah dalam keadaan hancur berantakan.

Tidak lama setelahnya, jemaat serta warga sekitar berhasil meringkus pemuda yang diduga kuat sebagai pelaku pemboman. Hal ini kemudian dibenarkan oleh Kapolda setempat serta Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

JO, terduga pengebom Gereja Samarinda.

Image via Tribunnews

Berikut potret pascainsiden unggahan pengguna Facebook [Freijae Rakasiwi] (https://www.facebook.com/Frijeyjeje?fref=ts) yang ramai dibagikan netizen pagi ini

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk aksi pemboman di depan Gereja Oikumene Samarinda

MUI menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi pengeboman ini. Kepada pihak kepolisian MUI berharap kasus ini segera rampung diselidiki motif dan pihak yang terlibat di baliknya.

Pantau terus [Facebook] (http://bit.ly/saysidfb), [Twitter] (http://bit.ly/saysidtwitter) dan [Subscribe] (http://bit.ly/saysidsubscribe) SAYS Indonesia untuk perkembangan berita selanjutnya

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: