Kronologi Aksi Unjuk Rasa Pengemudi Taksi Di Jakarta Yang Berujung Anarkis

Babak baru kontroversi dari keberadaan transportasi berbasis online di Indonesia.

Enlarge text
Cover ImageCover image via sindonews.net
Logo

Hujan deras, pendemo pulang dengan harapan tuntutan mereka segera terjawab

Sementara itu dalam sebuah Konferensi Pers, pihak BlueBird angkat bicara untuk mengklarifikasi beberapa hal miring yang muncul salah satunya terkait isu keterlibatannya dengan peristiwa demo hari ini

*BlueBird* menjadi salah satu pihak yang banyak diperbincangkan dalam peristiwa demo hari ini. Dari mulai dokumentasi masyarakat yang diunggah ke media sosial mereka hingga pemberitaan media sempat memiliki para pendemo yang merupakan pengemudi BlueBird sebagai fokusnya.

Dalam konferensi pers sore tadi, pihak *BlueBird* tidak membernarkan isu keterlibatannya terhadap peristiwa demo hari ini. Mereka berjanji akan melakukan tindakan tegas pada para pengemudinya yang terbukti ikut melakukan tindakan anarkis dalam demo tadi.

Kebijakan tersebut menyusul kesediaan BlueBird untuk menyediakan *shuttle bus* gratis di beberapa titik untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan alternatif angkutan ditengah-tengah kericuhan tadi.

Berikut rekaman amatir konferensi pers yang diunggah *netizen* ke akun *Youtube*-nya.

Selasa, 22 Maret sore hari, belum menemui titik terang setelah bertemu pihak Istana, pengunjuk rasa bergerak menuju Menko Polhukam

Image via Detik.com

Image via Detik.com

Selasa, 22 Maret siang hari, kericuhan masih belum mereda. Pendemo tiba di kawasan DPR, Kombes Krishna Mukti naik 'panggung' dan memulai orasi.

Selasa, 22 Maret, ribuan pengemudi Taksi kembali melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di pusat kota Jakarta, Indonesia

Aksi ini dilatarbelakangi oleh kekesalan mereka yang menganggap pemerintah belum tuntas menangani permasalahan terkait transportasi berbasis *online*. Mereka menuntut pemerintah untuk segera menertibkan Grab, Uber, serta transportasi *online* berbasis *online* lainnya. Beredar kabar bahwa aksi unjuk rasa ini akan berlangsung hingga sore hari.

Image via news.okezone

Mereka juga menyerang sesama pengemudi Taksi yang masih beroperasi dan tidak turut serta dalam aksi demo tersebut

Pihak Kepolisian turun tangan menangani penumpukan penumpang

Pengemudi Ojek Online terkena imbas kemarahan para pengunjuk rasa

Beberapa dari mereka (Ojek Online) pun ikut tersulut amarah dan menyerang balik

Ikuti [Facebook] (https://www.facebook.com/SAYSIndonesia/) dan [Twitter] (https://twitter.com/SAYS_ID) kami untuk perkembangan berita terbaru!

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: