Kebaikan Hakim Ini Akan Buat Kamu Berpikir ‘Seandainya Indonesia Punya Hakim Seperti Ini’
Mungkin kasus memprihatinkan seperti nenek yang 'dituding' mencuri kayu dan dihukum tahun lalu tidak akan terjadi.
Cover image via imgur.comSeorang hakim di Luisville, Kentucky, Amerika Serikat baru-baru ini menjadi sensasi setelah (https://www.youtube.com/watch?v=zngtfCSpXgk) dirinya menunjukkan rasa kemanusiaan pada seorang terdakwa yang masuk ke ruang sidang 'tanpa celana' menjadi viral
Di dalam video yang diambil saat persidangan tanggal 29 Juli 2016 itu, hakim Amber Wolf menunjukkan kemarahannya setelah seorang terdakwa wanita dibawa ke ruang persidangan dan tampak 'tanpa celana'. Setelah bertanya kepada terdakwa, hakim Wolf mendapat penjelasan bahwa **terdakwa tak hanya tidak diberikan celana** meskipun telah berkali-kali meminta kepada petugas penjara, tapi dirinya **juga tidak diberikan 'produk kebersihan wanita'**. Hakim Wolf langsung memanggil petugas penjara dan menanyakan mengapa hal ini bisa terjadi. Selain itu, hakim dari Pengadilan Distrik Jefferson ini juga meminta maaf kepada terdakwa yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan dan meminta stafnya mencari penutup untuk menutupi tubuh terdakwa.
Hakim Wolf merasa tidak memberi terdakwa celana tidak masuk akal
Image via Pengadilan Distrik Jefferson
Terdakwa sendiri ditangkap setelah ketahuan mengutil pada tahun 2014 silam
Terdakwa bernama Shavonne Salazar ini pada tahun 2014 lalu tertangkap mengutil dan diharuskan mengikuti *diversion program* (program untuk menggantikan hukuman penjara berupa pendidikan atau pelatihan). Meski begitu, [Salazar tidak pernah memulai program] (http://www.wdrb.com/story/32574665/video-metro-corrections-inmate-appears-inappropriately-dressed-before-judge) yang seharusnya diikutinya ini dan akhirnya harus ditahan di penjara Metro Corrections karena kelalaiannya.
Terdakwa Shavonne Salazar (kiri bawah) saat berada di ruang pengadilan
Image via Pengadilan Distrik Jefferson
Meski begitu menurut petugas penjara, ini sudah sesuai prosedur
Petugas penjara Metro Corrections menyatakan bahwa [terdakwa mengenakan celana yang sangat pendek sehingga tertutup oleh bajunya] (http://www.wdrb.com/story/32574665/video-metro-corrections-inmate-appears-inappropriately-dressed-before-judge). Seperti dikutip [wrdb.com] (http://www.wdrb.com/story/32574665/video-metro-corrections-inmate-appears-inappropriately-dressed-before-judge) Steve Durham, juru bicara penjara mengatakan bahwa prosedurnya adalah seorang terdakwa mengenakan pakaian apapun yang mereka kenakan saat ditangkap, terutama untuk 72 jam pertama mereka berada di penjara. Meski begitu, pihak penjara tidak menjelaskan sampai kapan terdakwa baru diberi baju tahanan.
Image via Pengadilan Distrik Jefferson
Selain mempermasalahkan terdakwa yang tidak diberi pakaian layak, Hakim Wolf juga merasa tuntutan yang diberikan kepada terdakwa tidak masuk akal
Tuntutan yang diberikan kepada terdakwa adalah 75 hari masa tahanan. Menurut hakim Wolf, ini tidak masuk akal terutama karena terdakwa baru kali ini mengutil dan sebelumnya tidak memiliki catatan kriminal lain. "Mengutil pertama kali dihukum 75 hari… Tidak tidak, kita tidak akan melakukan itu," ungkapnya seperti dikutip [wave3.com] (http://www.wave3.com/story/32592629/corrections-judge-got-shorted-facts-on-pantless-inmate-turned-viral-video-sensation).
Image via Pengadilan Distrik Jefferson
Hakim Wolf akhirnya memutuskan untuk membebaskan terdakwa dan hanya mendendanya $100 (1,3 juta rupiah)
Selain memutuskan terdakwa dibebaskan, hakim Wolf juga meminta maaf atas perlakuan yang didapatkannya. "Ini bukan kejadian normal… Saya belum pernah melihat kejadian seperti ini… **Ini benar-benar tidak manusiawi dan tidak bisa diterima. Saya mohon maaf anda harus mengalami ini**," ungkapnya kepada terdakwa seperti dikutip [wdrb.com] (http://www.wdrb.com/story/32574665/video-metro-corrections-inmate-appears-inappropriately-dressed-before-judge).

