#Ms, Gadis 10 Tahun Asal Lampung Ditemukan Tewas Setelah Diperkosa Dan Dicekik Pelaku

Identitas pelaku belum diketahui hingga saat ini.

Enlarge text
Cover ImageCover image via asiaone.com
Logo

Ms, gadis kecil berusia 10 tahun, ditemukan tewas di sebuah gubuk di kecamatan Way Jepara, Lampung, meninggalkan bercak darah dan kerusakan di bagian kemaluan korban

Belum pulih bekas guncangan dari berita duka atas tragedi #YY yang sekaligus jadi satu lagi teguran keras bahwa negeri ini masih memiliki banyak pekerjaan rumah dalam melindungi masyarakatnya dari tindak kekerasan seksual.

Minggu 8 Mei 2016, melalui akun Facebook-nya, seorang aktivis HAM asal Lampung Timur, Edi Arsadad alias Ujang mengungkap kasus Ms, seorang gadis asal Labuhan Ratu berumur 10 tahun yang masih duduk di bangku SD, yang ditemukan tewas pada 17 April 2016 di sebuah gubuk di kecamatan Way Jepara, Lampung.

Beberapa hari sebelumnya, keluarga korban sempat melapor ke pihak kepolisian atas dugaan penculikan terhadap Ms. Dugaan kuat sementara, penculikan tersebut melibatkan tindak pemerkosaan yang dilakukan pelaku terhadap korban hingga mengakibatkan kematian.

Kronologi kasus Ms. yang diketahui sejauh ini

Kembali menurut penuturan [Ujang] (http://lampung.tribunnews.com/2016/05/09/bupati-lamtim-turunkan-tim-pemantau-kasus-pencabulan-bocah), berdasarkan keterangan yang diberikan keluarga korban, Ms baru saja pulang dari sekolah bersama teman-temannya dan bermaksud menyusul Ayahnya yang sedang menderes getah karet di kebun. Dalam perjalanan, ada dua orang bersepeda motor mengajak korban pergi dengan es krim sebagai iming-iming.

Tambahnya, penculikan terjadi di sebuah bangunan TK tidak jauh dari tempat korban mengaji. Keberadaan korban tidak diketahui sejak saat itu hingga beberapa hari kemudian mayat ditemukan di sebuah gubuk kosong di tengah kebun karet, terletak 15 km dari kediaman Ms.

Aparat kepolisian membenarkan adanya kasus ini yang sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan

Terutama terhadap pelaku yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya

Dikutip dari [Tribun Jambi] (http://jambi.tribunnews.com/2016/05/08/setelah-diperkosa-siswi-sd-dicekik-hingga-tewas), Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Timur, AKP Andreas Wihardi membenarkan adanya kasus ini.

**Tuturnya, korban meninggal karena kehabisan oksigen. Selain itu, dari hasil visum luar, ditemukan bercak darah dan kerusakan di kemaluan korban. Andreas sejauh ini meyakini Ms. yang menjadi korban penculikan juga menjadi korban pemerkosaan dan tewas kehabisan oksigen karena dicekik oleh pelaku.**

Sampai saat ini belum ada keterangan tentang, dipercaya, kedua pelaku. Namun kepolisian sudah membentuk tim untuk mengungkap kasus.

Chusnunia Chalim, Bupati Lampung Timur, sudah menurunkan tim untuk awasi perkembangan kasus yang belum menemukan titik terang

Kepada [Tribun Lampung] (http://lampung.tribunnews.com/2016/05/09/bupati-lamtim-turunkan-tim-pemantau-kasus-pencabulan-bocah?page=2) pada Minggu 8 Mei 2016, Bupati Chusnunia Chalim yang akrab disapa Nuniek, mengaku kaget saat mendengar berita ini. Dia langsung menurunkan tim untuk mengawasi perkembangan kasus ini hingga menemukan titik terang terutama atas identitas pelaku yang saat ini masih diselidiki.

Chusnunia Chalim, Bupati perempuan pertama di Lampung

Image via duajurai.com

Sementara itu, tuntutan untuk segera mensahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual terus digemakan

Image via Liputan6.com

Temui SAYS Indonesia di [Facebook] (https://www.facebook.com/SAYSIndonesia/) dan [Twitter] (https://twitter.com/SAYS_ID) kami untuk update berita terbaru lainnya

Image via tumblr

Lainnya di SAYS Indonesia hari ini

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: