Langit Indonesia Siap Sambut Supermoon Malam Ini, Terbaik Sejak 68 Tahun Yang Lalu!
Bisa disaksikan dengan mata telanjang!
Cover image via Reuters/SAYS IDSejak terakhir kalinya muncul pada tahun 1948, Supermoon terdekat dengan bumi akan kembali menghiasi bentangan langit dunia hari ini yakni Senin, 14 Juli 2016.
'Supermoon' adalah fenomena alam ketika *full moon* atau Bulan yang sedang dalam fase penuh (purnama) berada di lintasan orbit elips terdekat dengan Bumi.
[NASA] (http://www.telegraph.co.uk/news/0/what-is-a-supermoon-and-when-can-i-see-the-largest-moon-in-70-ye/) menyampaikan fenomena yang memiliki nama ilmiah *Perigee* ini akan membuat Bulan berada dalam rupa tercantiknya sejak tahun 1948 silam.
Berikut dokumentasi Supermoon di tanah Eropa yang terjadi selama sepekan belakangan saat Supermoon belum mencapai klimaks yang jatuh pada hari ini.
Pesawat Jet komersial saat hendak mendarat di bandara Heathrow di Inggris.
Image via ADRIAN DENNIS/AFP/GETTY
Di Indonesia sendiri, fenomena ini dijadwalkan berada dalam puncaknya malam ini pada pukul 20.52 WIB
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin menyampaikan bahwa fenomena alam ini dapat disaksikan dengan mata telanjang tanpa alat bantuan. Namun untuk memaksimalkan pandangan dan melihat kondisi cuaca yang rentan berawan, teleskop tentunya dapat menjadi pilihan.
Selain itu, masyarakat dapat menggunakan *smart phone* mereka untuk merekam atau mengabadikan fenomena Supermoon ini ke dalam foto. Tidak seperti fenomena Gerhana Matahari lalu, penggunaan *smart phone* tergolong aman dan tidak akan mengakibatkan kerusakan apapun saat digunakan.
Masih harus menunggu sampai 25 November 2034 hingga fenomena langka 'Supermoon' seperti ini datang lagi
Meskipun kedepannya akan selalu ada masanya posisi Bulan dalam orbit berada dekat dengan Bumi, masyarakat harus menunggu hingga 25 November 2034 mendatang sampai jarak tersebut tergolong sangat dekat seperti malam ini.

