Inilah Mbah Gotho, Kakek 146 Tahun Yang Dinobatkan Sebagai Manusia Tertua Di Dunia

Dia yang memiliki empat generasi keturunan: anak, cucu, cicit, canggah.

Enlarge text
Logo

Mbah Gotho, kakek 146 tahun asal Sragen, dinobatkan sebagai manusia tertua di dunia

Seperti tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ditunjukkannya kepada awak [media] (http://regional.liputan6.com/read/2584890/kenalkan-mbah-gotho-kakek-146-tahun-dari-sragen), Mbah Gotho lahir pada tanggal 31 Desember 1870. Dengan usianya yang jauh melampaui rata-rata umur manusia pada umumnya tersebut, ia dinobatkan sebagai **manusia tertua di dunia.**

Image via liputan6

Mbah Gotho adalah anak kedua dari 11 bersaudara dari pasangan Setrodikromo dan Saliyem. Menurut penuturan salah satu cucunya, Suryanto, seluruh keluarga Mbah Gotho sudah lebih dulu meninggal dunia. Turunan keluarga Mbah Gotho sendiri sudah mencapai 4 generasi: *anak*, *cucu*, *cicit*, dan *canggah*.

Melansir hasil penelusuran [Detik.com] (https://news.detik.com/berita/3287436/berkenalan-dengan-mbah-gotho-dari-sragen-manusia-berusia-146-tahun) yang bertandang langsung ke kediamannya di Desa Cemeng, Sragen, Mbah Gotho ternyata terlahir dengan nama kecil Saparman. Namun sesuai tradisi masyarakat Jawa kala itu, usai menikah dia berganti nama menjadi Sodimejo seperti tercantum dalam KTP-nya.

Namun demikian, warga desa lebih mengenalnya sebagai Gotho yang dalam bahasa baku Jawa berarti menggambarkan seseorang yang selalu bersemangat dan cenderung menggunakan otot ketika berjalan atau bertindak.

Mbah Gotho mengaku sebelumnya sudah pernah mempersiapkan kematiannya pada tahun 1992, namun kenyataannya hingga kini ia masih hidup setelah 24 tahun berlalu

Pada saat itu, Mbah Gotho sudah sampai mempersiapkan nisan untuk kematiannya. 24 tahun kemudian yakni hingga detik ini, Mbah Gotho masih bertahan hidup meskipun sudah beberapa bulan belakangan, kesehatannya cenderung memburuk. Cucu Mbah Gotho

Setelah keempat istri dan anak-anaknya meninggal dunia, ia kini tinggal bersama cucu-cucunya yang mengaku sudah tiga bulan harus menyuapi makanan dan memandikannya karena kondisi tubuh yang terlampau tua dan semakin mengkhawatirkan.

Image via liputan 6

Nisan yang sudah dipersiapkan Mbah Gotho untuk dirinya sendiri.

Image via liputan 6

Sebelum Mbah Gotho, yang menyandang gelar sebagai manusia tertua di dunia adalah Jeanne Calment yang meninggal dunia di usia 122 tahun pada tahun 1997

Jeanne Calment

Image via staying-ageless.com

Setelah kematian perempuan asal Prancis ini, muncul sejumlah nama yang disebut-sebut sebagai manusia tertua di dunia selanjutnya. Mereka antara lain James Olofintuyi dari Nigeria yang mengaku berumur 171 tahun, serta Dhaqabo Ebba dari Ethiopia yang mengaku berumur 163 tahun. Namun keduanya tidak dapat menyandang gelar tersebut selama mereka tidak dapat menunjukkan dokumen pendukung untuk membuktikan kebenaran akan umur mereka sebenarnya.

Pantau terus [Facebook] (http://bit.ly/saysidfb), [Twitter] (http://bit.ly/saysidtwitter) dan [Subscribe] (http://bit.ly/saysidsubscribe) SAYS Indonesia untuk berita terhangat lainnya

Lainnya dari SAYS Indonesia:

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: