9 Film Horor Pendek Karya Sineas Indonesia Yang Wajib Kamu Tonton

Paling suka nomor berapa?

Enlarge text
Cover ImageCover image via SAYS ID
Logo

Halloween sebentar lagi cuy~

Image via Giphy

Perayaan Halloween nggak se-popular itu di Indonesia *sih*… Tapi film-film bertemakan horor pun mulai bermunculan di layar kaca atau atau layar bioskop. Undangan ke pesta kostum juga udah di tangan sebagian *abege abege* di luar sana. Rumah hantu musiman juga mulai buka di beberapa tempat.

Kalau kamu biasanya ngapain? 'Mager' ya? Santai, nonton sembari mengapresiasi film pendek produksi Indonesia yang bertemakan horor bisa jadi pilihan untuk kamu yang mau duduk manis di rumah tapi tetap dalam mood Halloween~

Berikut 9 rekomendasi film pendek bertemakan horor karya sineas Indonesia yang nggak hanya bikin merinding tapi juga sampaikan pesan tentang kehidupan yang bikin… merinding.

ENJOYYY~

1. Siksa Kubur / Grave Torture oleh Joko Anwar

Ditulis dan disutradarai langsung oleh Joko Anwar, si jenius di balik kesuksesan film **Janji Joni.** Film menyorot seorang anak yang bersedih atas kematian ayahnya yang semasa hidupnya adalah seorang pembunuh berantai. Ia nekat masuk ke dalam peti mati hanya untuk memeluk untuk yang terakhir kalinya dan tanpa kesengajaan, anak tersebut terperangkap di dalamnya dan ikut terkubur. Diluar dugaannya, ia dapat menyaksikan bagaimana ayahnya disiksa dalam kubur. Ada kejutan 'gila' secara visual yang bisa kamu saksikan di bagian akhir film!

2. Dara oleh Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel

Film berdurasi kurang lebih 25 menit ini menyorot perempuan bernama Dara yang diperankan oleh Shareefa Danish. Dara dikisahkan sebagai juru masak di restoran yang ia miliki sendiri. DIketahui kemudian kalau daging yang dia sajikan dalam menu adalah daging manusia dari sejumlah pria yang ia undang untuk makan malam di rumahnya.

[Dara] (https://en.wikipedia.org/wiki/Dara_(film)) mendapat respon yang sangat positif di panggung festival internasional. Film pendek yang ditulis dan disutradarai oleh Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto ini dua kali diangkat ke layar lebar:
1. **Takut: Faces of Fear** (2009), tontonan 90 menit yang berisi kompilasi film pendek bertemakan horor produksi sineas Indonesia.
2. **Rumah Dara** (2010), versi lebih panjang dengan beberapa modifikasi cerita dari kisah Dara. Film ini diberi judul *Macrabre* untuk penonton di luar Indonesia.

Akting memukau Shareefa Danish membuatnya keluar sebagai aktris terbaik di PiFan Film Festival 2009 di Bucheon, Korea Selatan.

3. Taksi oleh Arianjie AZ dan Nadia Yuliani

Satu lagi tontonan menegangkan yang menampilkan kemampuan akting Shareefa Danish sebagai pemeran utama. Ia memerankan sosok yang awalnya tidak lebih dari sekadar penumpang wanita di dalam taksi hingga dua pemuda mencoba melakukan pelecehan seksual kepadanya membuat kepribadiannya yang lain terpicu untuk 'hadir'.

Film yang disutradarai dan ditulis oleh Arianjie AZ dan Nadia Yuliani ini berhasil menjadi juara Fantastic Indonesian Short Film Competition (FIsFiC) Volume 1.

4. Revenge oleh Andri Cung

Film ini keluar sebagai pemenang kompetisi film pendek yang diselenggarakan oleh Vidsee, perusahaan kurator film pendek terbaik Asia asal Singapura. Garapan sineas bernama Andri Cung ini berkisah tentang seorang mantan kekasih yang patah hati dan bagaimana ia melampiaskan kekecewaannya terhadap bekas pasangannya. Praktik 'santet' diperkenalkan dalam film ini, yakni metode mencelakakan orang lain dengan bantuan kekuatan magis yang biasanya dilakukan oleh para dukun.

5. Yours Truly oleh Elvira Kusno dan Ian Salim

Film ini mengangkat sosok seorang pemuda kesepian pengantar bunga yang memiliki kesulitan untuk bersosialiasi dan kerap bergantung dengan alat perekam suara saat ia ingin menyampaikan sesuatu ke orang lain. Suatu hari seorang pelanggan perempuan menarik hatinya dan keduanya mulai dekat hingga terlibat dalam hubungan percintaan.

Namun pemuda ini pada akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan keduanya karena tidak tahan dengan si perempuan yang selalu mendominasi percakapan dan membuatnya sulit untuk belajar berbagi cerita. Keputusan tersebut pun membawa petaka baginya.

6. Sandekala oleh Amriy Ramadhan

Film garapan sineas bernama Amriy Ramadhan mengangkat mitos populer di Indonesia tentang bahayanya bermain di luar rumah bagi anak-anak saat Magrib menjelang. Disebut-sebut bahwa pada saat itu, setan-setan sedang berkeliaran dan siap menculik anak-anak yang masih berada di luar rumah.

Sandekala sudah diputar di berbagai festival film seperti Los Angeles Indonesian Film Festival (LAIFF) 2015, Fesitival Sinema Prancis 2015, hingga XXI Short Film Festival 2016 yang memberikannya gelar Film Pendek Favorit Pilihan Penonton.

7. Payung Merah oleh Andri Cung dan Edward Gunawan

Film garapan Andri Cung dan Edward Gunawan ini menyorot kisah seorang sopir taksi yang mengangkut penumpang perempuan misterius yang minta diantar pulang. Keduanya diperankan oleh Rio Dewanto dan Atiqah Hasiholan. Satu lagi film horor pendek tampilan serta musik menegangkan yang mampu mengajak penonton untuk lebih menghargai hidup serta mencintai mereka yang kita pedulikan selagi mereka masih ada di dunia ini.

Film ini menyabet beberapa penghargaan antara lain *Best Asian Short Film* oleh Screen Singapore pada tahun 2010, *Best Short Film (Ladrang Award)* di Festival Film Solo 2011, serta posisi *1st Runner-Up* di *Europe On Screen 2012* di Indonesia.

8. Moriendo oleh Andrey Pratama

Moriendo adalah film animasi karya Andrey Pratama yang terinspirasi oleh cerita berjudul "Sebuah Pagi dan Seorang Lelaki Mati" oleh Noviana Kusumawardhani, seorang penulis asal Bali.

Tanpa memerlukan adegan serta musik menegangkan, film ini dengan indahnya menyorot materi renungan tentang kematian yang di sampaikan melalui narasi serta perbincangan antara seorang perempuan dan karakter yang memperkenalkan dirinya sebagai 'kematian'.

Pencapaian terakhir [Moriendo] (https://www.facebook.com/themoriendo) adalah dengan terpilihnya film berdurasi tidak lebih dari 6 menit ini sebagai Animasi Terbaik dalam Festival FIlm Online Kineria 2015 (FFOK 2015). Di awal tahun 2016, film ini diproduksi kembali dengan pengisi suara berbahasa Jepang untuk para penikmat yang berasal dari negeri sakura tersebut.

9. Sebelah oleh Reza Rahadian

Film pendek yang diikutsertakan dalam kompetisi film pendek yang diselenggarakan oleh LA Lights ini disutradarai langsung oleh pemeran BJ Habibie Reza Rahadian. Karya pertamanya sebagai sosok di balik layar ini memperoleh penghargaan sebagai film terbaik dalam festival tersebut.

Film berkisah tentang seorang perempuan yang mengaku mendapat perlakuan kasar dari kekasihnya. Seorang pria yang tinggal satu apartemen dengannya pun khawatir dan berniat membantunya. *Sense* horor dalam film ini baru bisa kamu rasakan ketika *plot twist* ditampilkan dalam bagian akhir film.

Ada yang terlewat? Tuliskan rekomendasi kamu pada kolom komentar di bawah ya! 😉

Image via

Pantau terus [Facebook] (http://bit.ly/saysidfb), [Twitter] (http://bit.ly/saysidtwitter) dan [Subscribe] (http://bit.ly/saysidsubscribe) SAYS Indonesia untuk konten terhangat lainnya

Masih ngomongin Halloween, jadwal rilis game ini pun sudah di depan mata. Siap main???

Masih ada nggak ya?

Seru-seruan lainnya di SAYS Indonesia:

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: