7 Berita ‘Mie-ring’ Seputar Mie Instan Yang Masih Disalahpahami Masyarakat Indonesia

Kira-kira apa yang kita dengar tentang mie instan selama ini 'mie-tos' atau fakta?

Enlarge text
Cover ImageCover image via doctorsays.com.ng

Bayangkan semangkuk mie instan di depan Anda. Uap beraroma bumbu dan potongan cabe rawit mulai tercium seraya Anda mengaduknya dengan garpu yang kemudian tanpa sengaja memecahkan kuning telur di dalamnya.

Image via tumblr

Tidak sekali dua kali, muncul kabar 'mie-ring' atau 'mie-tos' yang ditujukan kepada mie instan. Inilah beberapa diantaranya yang cukup membuat kita 'mie-kir' dua kali sebelum mengonsumsi mie instan.

Image via SAYS/memesvault

1. Mie instan tidak bergizi

Image via esf newsletter

Status: **MIE-TOS**

2. Mie instan mengandung pengawet yang berlebihan

Status: **MIE-TOS**

3. Air rebusan mie instan mengandung berbagai zat kimia yang berbahaya bagi tubuh

Status: **MIE-TOS**

4. Mie instan mengandung lilin, itulah mengapa mie tidak menempel ketika direbus

Status: **MIE-TOS**

5. Mie instan mengandung zat pewarna

Status: **Bukan MIE-TOS** namun…

Pewarna yang dimaksud adalah *Tatratzine.*

Image via belanjaalkes

6. Mie instan terbuat dari karet

Status: **MIE-TOS**

Image via giphy.com

7. Mie instan adalah salah satu penyebab LGBT

Dalam sebuah seminar kehamilan, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menyampaikan bahwa agar anak Indonesia sehat, cerdas dan kompetitif harus diberi air susu ibu (ASI) dan nutrisi yang cukup. Namun karena terlalu sibuk, ujarnya, orangtua saat ini berlari ke susu kaleng dan produk instan lainnya yang tidak terlalu bagus bagi perkembangan anak.

Pernyataan beliau yang mengundang banyak komentar pedas di media sosial pun sampai ke telinga pemberitaan global.

……

Kurang lebih masyarakat pun bereaksi demikian…

Image via Facebook

Image via Facebook

Image via Facebook

Image via Facebook

Jadi hampir semua berita 'mie-ring' yang ada hanyalah 'mie-tos' belaka. Namun ini tetaplah bukan alasan untuk Anda mengonsumsi mie instan setiap harinya! Setuju?

Lainnya di SAYS:

Ikuti [Facebook] (https://www.facebook.com/SAYSIndonesia/) dan [Twitter] (https://twitter.com/SAYS_ID) kami untuk update berita terbaru!