7 Teman Masa Kecil Yang Pasti Kamu Kangen Pengen Ketemu Lebaran Ini
Apalagi nomor 5. #chieeeeee…
Cover image via SAYS IndonesiaJika kamu berencana mudik, kamu pasti sudah membayangkan serunya suasana lebaran di rumah nanti
Bukan cuma karena kangen keluarga, tapi juga teman-teman masa kecil kamu dulu. Kamu sudah berpisah dengan mereka dari waktu yang lama. Entah itu karena kalian diterima di sekolah yang berbeda, atau tempat kalian bekerja ada di luar kota, atau mereka menikah dan tinggal jauh dari tempatmu. Yang jelas, mereka sekarang sudah menjalani hidupnya masing-masing. Namun, sebagian dari mereka bakal mudik juga seperti kamu. Jangan lupa gunakan kesempatan di lebaran ini untuk menjalin silaturahmi lagi dengan mereka ya.
Dan kami sudah buatkan 7 daftar teman masa kecilmu yang pasti kalian penasaran apa kabarnya sekarang
Kalau pas baca kamu mikir, "wah ini si Desi nih, kalau yang ini si Budi," jangan lupa tag orangnya biar nanti lebih gampang buat reunian 🙂
1. Teman sejoli dulu
Dia adalah teman yang selalu ada dimanapun kamu berada. Beli pistol-pistolan waktu lebaran? Bareng dia. Ketangkep guru merokok di sekolah? Bareng dia juga. Setiap kali berangkat ke sekolah, kamu bahkan rela jemput dia di rumahnya cuma biar jalan ke sekolahnya bareng-bareng. Orang tuamu tidak pernah hafal nama temanmu yang lain kecuali dia. Teman-teman satu grup mu yang lain juga kadang kesal jika kalian berdua pergi tanpa mengajak mereka. Tapi mau gimana lagi, kadang memang ada momen-momen lebih seru kalau cuma dilakukan dengan dia.
Misi #1 Jalin silaturahmi lagi, teman begini susah nyarinya.
Image via flickr
2. Teman pembully
Entahlah kamu menganggapnya teman atau bukan, yang jelas dia punya pengaruh besar dalam masa kecilmu. Teman pembully ini biasanya tidak terlalu pandai dan sering tidak naik kelas. Karenanya tubuhnya jauh lebih besar daripada kamu dan teman-temanmu. Masalahnya, teman pembully ini sering menggunakan 'kelebihan'nya itu untuk mendapatkan keuntungan. Mulai dari meminjam mainan barumu yang hanya akan dikembalikan setelah rusak, atau 'meminjam' uang. Dia adalah semua alasan kenapa kamu malas ke sekolah. Meski begitu, setelah dewasa kamu malah ingin bertemu dengannya, ya kan? Alasannya karena penasaran dia besarnya jadi apa, atau ingin menunjukkan bahwa kamu sekarang sudah sukses gitu.
Misi #2 Buktiin '**who is the boss now**'
Image via berbagiinformasi.com
3. Teman yang mungil
Teman yang satu ini selalu baris paling depan waktu upacara. Dia juga sering dikira masih kelas 1, padahal setidaknya dia berada di kelas 4. Apapun yang dia pakai, selalu kebesaran. Mulai dari seragam olahraga, hingga tas yang hampir menyentuh lantai saat dipakai. Alasan kamu menyukai teman yang satu ini adalah karena saat orang tua dan guru membandingkan tinggi badan, kamu selalu menang. Tapi jangan salah loh, kadang teman-temanmu yang berbadan kecil dan teraniaya ini justru tumbuh tinggi saat dewasa.
Misi #3 Buktikan kalo ramalan ini benar, bahwa mereka sekarang udah tinggi.
Image via SAYS Indonesia
4. Teman yang bapaknya kaya
Temanmu yang satu ini selalu *up-to-date* dengan segalanya. Kamu lihat iklan boneka barbie yang rambutnya bisa berubah warna, besoknya dia punya. Kamu cerita ke teman-temanmu kalau ada mainan baru namanya PlayStation dan lebih hebat dari Sega, ternyata dia sudah punya. Walaupun temanmu yang satu ini agak sombong, tapi kamu dan teman satu grupmu tetap mau berteman. Alasannya adalah lemari esnya yang penuh makanan dan mainannya yang serba baru. Kan lumayan buat dipinjem.
Misi #4 Perlihatkan kalau kamu juga sudah sukses sekarang.
Image via wordpress/andigalangarzhelpasinringiac
5. Teman incaranmu
Dia adalah teman yang paling cantik/tampan di kelas. Saat kamu dan teman grupmu saling tanya siapa yang kalian disukai, semua orang menjawab dia. Waktu kecilmu dipenuhi khayalan menikah dengannya ketika dewasa nanti. Khusus yang laki-laki, entah mengapa kamu malah suka sekali mengganggunya, bahkan sampai dia nangis.
Walaupun beberapa diantara mereka tetap cantik/tampan ketika dewasa, teman incaran ini kadang tumbuh menjadi biasa saja saat dewasa. Mungkin karena pada saat remaja mereka jerawatan, atau kamu sudah lebih sering melihat yang lebih cantik/tampan sekarang. Yang jelas kalian akan mempertanyakan kenapa waktu kecil kalian bisa menyukainya.
Misi #5 Temui si teman incaran, siapa tahu beneran jodoh. Ya gak Mblo? #Lol
Foto hanya ilustrasi, kalau ada anak SD begini kita udah daftar ulang ke SD lagi 😀
Image via twitter/JustFunny_JKT48
6. Teman yang selalu dikatain
Oke, waktu kecil dulu kamu dan teman grupmu pasti punya satu orang yang selalu jadi bahan untuk dikatain. Anggaplah temanmu ini namanya "Nuryati." Pasti kalian pernah main semacam, "*Hei cepet-cepetan lari ke sekolah yuk, yang terakhir jadi pacarnya Nuryati!*"
Sebenarnya si Nuryati ini gak jelek loh mukanya. Kalo kamu lihat-lihat lagi teman sekelasmu, kadang masih ada yang lebih jelek. Tapi seringkali dia dipilih jadi korban dikatain karena tingkah lakunya. Kadang karena sok kecantikan, karena suaranya yang berisik, atau karena sering ngadu ke guru.
Btw kesamaan nama tidak disengaja ya. Mohon maafkan kita kalau ada yang namanya Nuryati. Kan mau lebaran 🙂
Misi #6 Lihat di teman ini masih suka betingkah atau justru jadi cantik (kadang beneran jadi cantik loh).
Image via SAYS Indonesia
7. Teman 'sepupu'
Oke, yang satu ini sebenarnya bukan teman sih, tapi lebih ke sepupu. Anak om kamu, anak tante kamu, anak bude kamu, semacam itulah. Seringkali kamu bahkan gak kenal mereka walaupun akhirnya terpaksa kenal juga. Kenapa? Karena ibumu setiap hari membanding-bandingkan kamu dengan dia. Akibatnya, kamu selalu menghindari setiap percakapan yang diawali dengan "lihat tuh anak tante kamu…"
Misi #7 Buktikan kalau kamu gak kalah dengan anak si tante.
Image via wordpress/ardion1234
Jadi gimana? Siap ketemu mereka lagi lebaran ini dong? Eits… tapi jangan sampe mental udah siap, tapi malah gak ada duit buat mudik dan 'kongkow' ketemu mereka.
Tapi tenang, kamu bisa jadi buzzer [8Share] (http://8share.com/id/?utm_source=AAARayaFriends&utm_medium=AAARayaFriends&Utm_term=3668&utm_campaign=AAARayaFriends), tempat di mana kamu bisa mendapat bayaran hanya dengan berbagi informasi baru di sosial media. Klik [DI SINI] (http://8share.com/id/?utm_source=AAARayaFriends&utm_medium=AAARayaFriends&Utm_term=3668&utm_campaign=AAARayaFriends) untuk daftar!
Dan jangan lupa like [Facebook] (https://www.facebook.com/SAYSIndonesia/) dan follow [Twitter] (https://twitter.com/SAYS_ID) SAYS Indonesia untuk cerita seru lainnya
Image via SAYS Indonesia

