Setelah Gereja Oikumene, Vihara Budi Dharma Singkawang Dilempar Molotov

Hanya berjarak sehari setelah molotov di Samarinda.

Enlarge text
Logo

Hanya berjarak sehari setelah teror bom molotov di [Gereja Oikumene, Samarinda] (http://says.com/id/news/polisi-menangkap-5-orang-terkait-bom-gereja-samarinda#segment-191828), sebuah vihara di Singkawang, Kalimantan Barat, terkena teror yang sama

Pertama kali dilaporkan oleh [Tribun Pontianak] (http://pontianak.tribunnews.com/2016/11/14/breaking-news-vihara-budi-dharma-singkawang-dilempari-bom-molotov), seseorang melemparkan bom molotov pada salah satu sisi di Vihara Budi Dharma, Singkawang. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 3.00 pagi WITA, Senin (14/11).

Tempat Kejadian Perkara, Vihara Budi Dharma, Singkawang.

Image via Tribun Pontianak/Try Juliansyah

Dilempar molotov berkali-kali

Tepat kemarin (13/11), Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur mengalami [nasib yang sama] (http://says.com/id/news/polisi-menangkap-5-orang-terkait-bom-gereja-samarinda#segment-191828)

Bagian depan Gereja Oikumene, Samarinda, Minggu (13/11)

Image via Facebook/Freijae Rakasiwi

Setelah ibadah minggu pagi, terjadi ledakan di depan [Gereja Oikumene] (http://says.com/id/news/polisi-menangkap-5-orang-terkait-bom-gereja-samarinda#segment-191828). Beberapa anak-anak mengalami luka bakar, satu balita meninggal dunia, serta beberapa motor rusak parah karena teror tersebut.

Pantau terus [Facebook] (http://bit.ly/saysidfb), [Twitter] (http://bit.ly/saysidtwitter) dan [Subscribe] (http://bit.ly/saysidsubscribe) SAYS Indonesia untuk konten terhangat lainnya.

Kronologi kasus pengeboman Gereja Oikumene

Sebanyak 15 orang sudah ditangkap terkait teror ini

Intan Marbun adalah salah satu korban jiwa di teror bom kemarin (13/11)

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: