Bunga Langka Yang Mekar 3000 Tahun Sekali Ini Tumbuh Di Pekarangan Rumah Pria Bali

"Kalau itu jamur, mana mungkin bisa bertahan sampai lebih dari setahun?"

Enlarge text
Logo

Kadek Suardana awalnya tidak menduga, tanaman yang ia awalnya ia kira hanya jamur ternyata merupakan bunga langka yang tumbuh 3.000 tahun sekali

Kadek Suardana

Image via Bali News Network

Penemuan ini sontak menghebohkan warga lingkungan Bales Bale (BB) Agung, Kelurahan BB Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali. Bunga ini ditemukan di dua lokasi yang berbeda yaitu ranting pohon jeruk pekarangan serta daun pintu rumah milik pria 36 tahun asal Bali, Kadek Suardana.

Mengutip laporan [Bali News Network] (http://balinewsnetwork.com/2016/10/31/bunga-langka-udumbara-mekar-di-jembrana/), awalnya Kadek Suardana mengira tanaman itu hanya lah jamur biasa. Kadek baru mulai merawat bunga itu saat mertuanya berasumsi kalau itu adalah bunga Udumbara, bunga langka yang hanya tumbuh 3.000 tahun sekali.

Bunga Udumbara memiliki ukuran yang sangat kecil menyerupai jamur

Bunga memiliki ukuran yang sangat kecil menyerupai jamur. Di bagian atas terdapat mahkota bunga yang umumnya berwarna putih. Tangkainya yang berwarna keemasan juga unik karena terlihat sangat tipis namun mampu menopang bunga untuk tetap berdiri tegak.

Image via Merdeka.com

Istri Kadek pertama kalinya menemukan bunga tersebut di pekarangan mereka sejak sekitar satu tahun yang lalu

Beberapa bulan setelahnya atau sekitar 5 bulan yang lalu, anak mereka kembali menemukan keberadaan bunga langka ini di daun pintu rumah mereka.

Sebelumnya, warga Majalengka juga sempat dihebohkan dengan penemuan bunga yang awalnya dianggap Rafflesia Arnoldi atau bunga bangkai

Image via okezone

Namun hal tersebut disangkal oleh pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan memastikan bunga bangkai yang tumbuh di permukiman warga Desa Andir, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka tersebut bukan jenis Rafflesia Arnoldi melainkan jenis Amorphopallus yang kurang lebihnya memang memiliki kemiripan.

Pantau terus [Facebook] (http://bit.ly/saysidfb), [Twitter] (http://bit.ly/saysidtwitter) dan [Subscribe] (http://bit.ly/saysidsubscribe) SAYS Indonesia untuk berita terhangat lainnya

Image via

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: