*Long story short, tiba masa saya nak tidurkan Along setelah Angah dan Aboy lena. Macam biasa, kami sembang-sembang sebelum tidur. Biasanya, Along akan minta saya bercerita. Kucing dan Tikus, Musang dan Ayam, macam-macamlah. Hampir semuanya cerita rekaan saya dan isteri, spontan, nak menidurkan si anak.
Malam ini lain pula, Along baring di sebelah saya, berkata sesuatu yang mencabar ego saya, "Papa, I am sorry I made Angah cried… But, I think YOU THINK YOU ARE ALWAYS RIGHT…. And that is NOT FAIR.."
Mata Along betul-betul melihat ke arah mata saya, sebelum Along 'menyorok' masuk ke bawah ketiak saya.
Amboi si anak, baru umur 6 tahun dah pandai 'menjawab'.. Huhu, inilah perasaan saya ketika itu.
Sabar.
Saya bertanya, "Kenapa Along cakap macam tu?"
Along melihat saya, matanya berair, berkata, "Angah was sitting tepi sofa, she almost fell down when she wanted to stand up on the sofa. I shouted NO so that I could stop Angah from standing up and falling down, if she fell down she might have knocked the water bottles on the floor right there and she must have hurt herself more… But YOU THINK we were gaduh, YOU THINK you were right about why I shouted, YOU THINK I was wrong, you were angry at me, you made me cry…"
Aduhhhh, tadi tu betullah saya tak tahu cerita sebenar, terus kata Along salah, terus nak marah, memang silap saya.*