Wujudkan Gaya Hidup Organik Sekaligus Promosikan Produk Petani Indonesia Lewat Ur-Farm

100% produk lokal!

Enlarge text
Cover ImageCover image via www.says.com/id
Logo

[Ur-Farm] (http://ur-farm.com/en/) merupakan e-commerce yang menjual produk organik dan hasil panen petani Indonesia

Penggagas Ur-Farm adalah salah satu *entrepreneur* muda berbakat tanah air, Dea Salsabila Amira, yang sejak tahun 2012 sudah berhasil menjalankan *clothing line* sendiri.

Menurutnya, masyarakat Indonesia khususnya sudah mulai melirik dan membuktikan manfaat dari gaya hidup organik. Namun terdapat dua dari sejumlah alasan mengapa gaya hidup organik belum begitu populer hingga saat ini: harga relatif mahal dan tidak mudahnya mendapatkan barang organik itu sendiri di sekitar.

Misi yang diemban Ur-Farm dengan komitmen menjual 100% produk lokal khususnya hasil para petani Indonesia dan kemudahan dalam melakukan pembelian diharapkan dapat menjadi jawaban dari kedua situasi yang disebutkan.

Calon pembeli dapat dengan mudah melakukan pembelian situs yang juga tersedia dalam bentuk *mobile*. Seperti disebutkan, produk yang ditemukan 100% produk Indonesia berasal dari para pengusaha hijau dan petani Indonesia.

Terdapat keterangan bintang dari setiap produk. Produk yang memiliki bintang sudah terdaftar sebagai 100% organik. Namun belum berarti yang tidak memiliki bintang tidak 100% organik karena merujuk pada kendala bahwa biaya verifikasi produk organik tidak murah.

Dea bersama kedua rekannya, Feraro dan Reza, yang membantu mengembangkan Ur-Farm

Image via Ur-Farm

Digagas dan dijalankan oleh salah satu perempuan muda Indonesia yang sudah menekuni dunia bisnis sejak SMA

Kepada SAYS Indonesia, Dea yang saat ini masih berkuliah di salah satu universitas swasta di Jakarta bercerita ide awal berdirinya Ur-Farm yaitu berangkat dari pengalamannya selama masa 1 tahun inkubasi sebuah program pelatihan *social entrepreneur* yang diadakan kedutaan besar Amerika Serikat di Indonesia.

Salah satu rangkaian kegiatan kala itu adalah perumusan dan pengembangan ide sebuah bisnis sosial yang besar harapan penyelenggara dapat para peserta wujudkan setelah pelatihan. Dengan Ur-Farm, Dea adalah salah satu yang berhasil merealisasikan apa yang dirumuskan selama masa pelatihan.

Image via Ur-Farm

Secara resmi diluncurkan pada Januari 2016, platform masih terus berkembang untuk tawarkan berbagai layanan baru

Di umur yang masih tergolong sangat muda sejak peluncuran resminya pada Januari 2016 lalu, *traffic* di situs Ur-Farm sudah mencapai lebih dari 7000 pengunjung, ungkap Dea. Untuk transaksi sendiri sudah mencapai 250 hingga 300 transaksi.

Image via Ur-Farm

Kedepannya Ur-Farm berencana akan mengembangkan layanan yang terdapat dalam halamannya; setelah sebelumnya cukup sukses memberikan edukasi berupa kolom artikel tentang gaya hidup organik dan seputarnya. Salah satu yang Dea dan tim ingin segera wujudkan adalah layanan *Nutrisionist on Demand* bagi para calon pembeli atau pengunjung laman Ur-Farm.

Ikuti [Facebook] (https://www.facebook.com/SAYSIndonesia/) dan [Twitter] (https://twitter.com/SAYS_ID) kami untuk update berita terbaru!

Anak bangsa lainnya di SAYS Indonesia:

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: