Trump Dikasih Ucapan Selamat Oleh Putin Dengan Cara Yang Sangat Langka
Ternyata masih ada ya?
Cover image via SAYS IndonesiaKemarin (9/11), Amerika Serikat mengalami momen bersejarahnya kembali. Presiden ke-45 resmi terpilih. [Donald Trump resmi masuk Gedung Putih] (http://says.com/id/news/donald-trump-amerika-serikat), menggantikan Barack Obama mulai tahun depan.
Tak lama setelah pidato kemenangannya di Hotel Hilton, New York, pada Rabu pagi (9/11) waktu Amerika Serikat, Trump mendapatkan ucapan selamat dari [pemimpin-pemimpin dunia] (http://abcnews.go.com/International/russian-president-vladimir-putin-congratulates-president-elect-donald/story?id=43411848).
Tapi Presiden Rusia, Vladimir Putin, punya cara berbeda untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Trump
Putin menggunakan media **telegram** untuk mengirimkan pesan kepada presiden AS ke-45 tersebut, seperti dikutip dari [Kremlin] (http://kremlin.ru/events/president/news/53221).
Jika kamu menyangka telegram yang digunakan Putin adalah aplikasi *chat* buatan Pavel Durov itu… kamu salah.
Presiden Rusia menggunakan telegram, media pengiriman pesan teks jarak jauh yang secara umum sudah terbilang sangat langka penggunaannya.
Pesan Putin untuk Trump
Dalam "surat cintanya" kemarin (9/11), Putin mengharapkan terjadinya kembali hubungan yang baik antara Rusia dan Amerika Serikat. Poin ini merujuk pada panasnya relasi antarnegara tersebut, khususnya beberapa tahun terakhir.
Putin juga mengharapkan Trump bisa bekerja sama untuk secara efektif merespon isu keamanan dunia.
Putin dan tradisi telegramnya
Dikutip dari [NBC News] (http://www.nbcnews.com/storyline/2016-election-day/trump-victory-russia-s-putin-sends-congratulations-telegram-n681231), Putin memang selalu mengirimkan telegram kepada presiden atau pemimpin dunia yang baru terpilih. [Engadget] (https://www.engadget.com/2016/11/09/putin-congratulates-trump-with-telegram/) menyebutnya sebagai tradisi, karena telegram merupakan media favorit Putin untuk urusan itu.
Di ranah hubungan internasional, telegram sebenarnya merupakan media komunikasi yang umum digunakan. Istilah "[kabel diplomatik] (https://en.wikipedia.org/wiki/Diplomatic_cable)" (*diplomatic cable*) lazim digunakan untuk merujuk pada media pengiriman pesan resmi antarnegara pada misi diplomatik. Pesan yang ditulis di dalam kabel diplomatik berbentuk teks rahasia.
Sebuah kabel diplomatik yang dikirim Sekretaris Luar Negeri Jerman, Arthur Zimmermann kepada Duta Besar Jerman di Meksiko, Heinrich von Eckardt, pada 16 Januari 1917.
Image via National Archives and Records/Wikipedia

