Serius Deh, Nikah Muda Itu Ide Yang Buruk Dan Ini 5 Alasannya

Kalau kamu nikah muda untuk menghindari seks bebas, sadarilah menikah itu bukan cuma soal hubungan badan!

Enlarge text
Cover ImageCover image via SAYS Indonesia
Logo

Baru-baru ini netizen dibuat heboh setelah [Alvin Faiz yang berusia 17 tahun menikahi pasangannya] (http://www.thejakartapost.com/news/2016/08/22/why-does-marrying-young-cause-more-harm-than-good.html) Larissa Chou yang juga masih berusia 20 tahun

Bukan cuma menikah muda, Alvin yang merupakan anak dari ustad Arifin Ilham ini juga mempopulerkan hashtag #NikahMuda di sosial media.

Alvin Faiz dan Istrinya Larissa Chou

Image via islamidia.com

Tentu saja hal ini menuai protes dari pengguna internet Indonesia, salah satunya yang ini

Alvin pun sempat merespon protes yang diberikan netizen kepadanya ini

Okelah Vin… Oke

Kita tinggalkan dulu si Alvin ini ya, karena dia memang 'sedikit berbeda' dengan remaja pada umumnya. Sebagai informasi, [Alvin memiliki beberapa usaha] (http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/masih-17-tahun-ini-cara-muhammad-alvin-faiz-nafkahi-sang-istri-57fddf.html) online dan makanan Timur Tengah serta sering diminta mengisi acara-acara pengajian. Jadi **secara finansial, dia berbeda dengan remaja 17 tahun pada umumnya yang menentukan selfie pake filter mana saja masih bingung**.

Image via quickmeme

Lalu, Bagaimana dengan kamu? Haruskah kamu mengikuti jejak Alvin?

Mungkin kamu sempat berpikir untuk menikah muda. Alasannya macam-macam, mulai dari takut tergoda seks bebas, atau sudah cinta mati dengan pacarmu, sampai keinginan orang tua yang meminta kamu menikah muda. **Tapi… jika kamu termasuk remaja pada umumnya**, bukan remaja dengan bisnis dimana-mana seperti Alvin, **ada kemungkinan menikah muda bukan untukmu**.

Sebelum mengambil keputusan, coba kamu pertimbangkan 5 alasan mengapa nikah muda bisa jadi hal yang buruk untuk sebagian orang ini dulu ya

1. Menikah itu tidak hanya tentang seks

Sama seperti kami, mungkin kamu sudah bosan mendengar alasan yang dilontarkan orang-orang yang menikah muda karena menghindari seks bebas. *I mean like, C'mon*! **Kalau kepengenan kamu untuk seks se-tidak-terbendung itu sampai harus dinikahkan sekarang juga, sepertinya solusinya bukan ke pelaminan tapi ke psikolog**, atau *sex therapist*. *Seriously*!

Ada banyak solusi lain yang bisa diambil untuk menghindari seks bebas tanpa harus melibatkan resiko finansial, kesehatan, dan sosial seperti nikah muda. Anggota Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) [Frenia Nababan] (http://www.thejakartapost.com/news/2016/08/22/why-does-marrying-young-cause-more-harm-than-good.html) mengatakan bahwa **nikah muda sebaiknya tidak dijadikan solusi untuk menghindari seks diluar nikah**. Hal ini karena pada saat bersamaan, **kita sama saja menggalakan seks pada remaja**. Walaupun secara sosial ini bisa diterima, tapi secara ekonomi dan kesehatan nikah muda justru dapat menimbulkan masalah bagi remaja itu sendiri.

Image via SAYS Indonesia

2. Nikah muda sama dengan [memaksakan organ reproduksi yang belum matang untuk menerima perlakukan seksual orang dewasa] (http://jogja.antaranews.com/berita/332585/penolakan-peninjauan-kembali-uu-perkawinan-menuai-kritikan)

Menurut Komnas Perempuan, pernikahan di usia muda dapat menyumbang tingginya angka kematian ibu, mengancam kesehatan reproduksi perempuan, serta menimbulkan kanker bagi perempuan. *Yup*, hubungan seks dibawah usia 18 tahun dapat memicu kanker mulut rahim.

Ketua Subkomisi Pengembangan Sistem Pemulihan Indriyanti Suparno juga menambahkan bahwa [dalam kasus pernikahan anak dapat dipastikan terdapat pemaksaan] (http://jogja.antaranews.com/berita/332585/penolakan-peninjauan-kembali-uu-perkawinan-menuai-kritikan), baik terbuka maupun sembunyi-sembunyi. Hal ini karena anak dipaksa membuat persetujuan di bawah 'tekanan' dari orang dewasa.

Image via SAYS Indonesia

3. Menikahkan anak di usia muda bukan solusi yang tepat untuk 'mengurangi beban keluarga'

Anggota Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Frenia Nababan juga menambahkan bahwa [**nikah muda sangat erat kaitannya dengan kemiskinan**] (http://www.thejakartapost.com/news/2016/08/22/why-does-marrying-young-cause-more-harm-than-good.html). Untuk kasus nikah muda yang melibatkan remaja perempuan, mereka seringkali dinikahkan dengan alasan mengurangi beban ekonomi keluarga. *Iya lah, ngapain nunggu lama-lama ya kan. Disekolahin nanti juga pas lulus dinikahin kok, mending dari sekarang aja*.

Tapi tahukah kamu bahwa selama tahun 2010-2014 saja [**angka perceraian di Indonesia meningkat sebanyak 52%, dan 70%-nya diajukan oleh pihak istri**] (http://health.kompas.com/read/2015/06/30/151500123/Kasus.Perceraian.Meningkat.70.Persen.Diajukan.Istri)? Alasan utamanya adalah ketidaksiapan menikah yang ditandai dengan rumah tangga tidak harmonis, tidak ada tanggung jawab, persoalan ekonomi, dan kehadiran pihak ketiga.

Jika angka perceraian ini digabungkan dengan penjelasan Frenia bahwa [perempuan yang nikah muda cenderung tidak tamat sekolah] (http://www.thejakartapost.com/news/2016/08/22/why-does-marrying-young-cause-more-harm-than-good.html), maka hal ini justru menjadi bencana bagi si perempuan. **Setelah bercerai dan tidak memiliki ijazah, akan sangat sulit bagi dirinya untuk mendapat pekerjaan yang layak**.

Image via SAYS Indonesia

4. Para ahli juga setuju bahwa nikah muda sebaiknya dihindari

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional [(BKKBN) sebenarnya menganjurkan usia pernikahan minimum] (http://www.thejakartapost.com/news/2016/08/22/why-does-marrying-young-cause-more-harm-than-good.html) **untuk laki-laki adalah 25 tahun dan untuk perempuan adalah 21 tahun**. Menurut BKKBN, pada usia ini laki-laki dan perempuan sudah siap secara fisik dan mental untuk sebuah pernikahan. Sayangnya, [Undang Undang nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan] (http://hukum.unsrat.ac.id/uu/uu_1_74.htm) menetapkan bahwa **usia minimal seorang laki-laki untuk menikah adalah 19 tahun**, sementara untuk **perempuan adalah 16 tahun**.

Sebuah gerakan sosial yang diberi nama [Koalisi 18+] (http://pranikah.org/pranikah/mengenal-lebih-jauh-tentang-koalisi-18/) sempat mengajukan peninjauan kembali terhadap UU tahun 1974 ini agar menaikkan syarat minimum pernikahan untuk perempuan menjadi 18 tahun. Walaupun [menuai kritikan] (http://jogja.antaranews.com/berita/332585/penolakan-peninjauan-kembali-uu-perkawinan-menuai-kritikan), sayangnya Mahkamah Konstitusi menolak peninjauan kembali ini.

Image via SAYS Indonesia

5. Ada banyak kesempatan yang terlewat jika kamu memutuskan nikah muda

Beasiswa belajar keluar negeri? Tawaran kerja diluar kota? Atau ajakan teman untuk *backpacking* keliling Asia Tenggara? **Semua bisa kamu lakukan lebih mudah dan murah jika kamu masih** ***single***. Dengan menikah di usia muda, kamu kan terikat berbagai kewajiban dengan keluargamu.

Tawaran kerja dengan gaji lebih tinggi diluar kota misalnya. Bisa sih berangkat ke luar kota dan bekerja jauh dari keluarga. Karena kamu hidup sendiri di kota sementara keluargamu di tempat lain yang biaya hidupnya lebih rendah, nafkah yang diterima keluargamu kan jadinya lebih tinggi, tapi bagaimana dengan kewajibanmu untuk menafkahi secara batin? Begitupun dengan kesempatan melihat dunia yang lebih luas saat kamu masih muda. Untuk jalan-jalan keluar negeri, misalnya, akan lebih mudah dan murah jika kamu lakukan selagi masih sendiri, saat uangmu tidak dihabiskan untuk membeli susu bayi.

Image via tumblr/digg

Jadi, masih mau nikah muda setelah baca ini? Tuliskan pendapatmu di kolom komentar ya 🙂

Setiap Tulisan dalam channel In My Opinion (IMO) adalah opini pribadi penulis dan tidak merpresentasikan pandangan apapun dari SAYS Indonesia. Kamu juga bisa mengirimkan tulisan kamu sebagai pembaca SAYS melalui email ke [email protected]

Jangan lupa like [Facebook] (http://bit.ly/saysidfb), follow [Twitter] (http://bit.ly/saysidtwitter), dan [Subscribe] (http://bit.ly/saysidsubscribe) SAYS Indonesia untuk tulisan lainnya

Tapi kalau kamu dipaksaaaaaaaaa banget kawin, jawab aja pake 11 jawaban pamungkas ini

Baca juga cerita lainnya

Read more trending stories on SAYS

You may be interested in: