Kalau Masih ‘Roaming’ Baca Joke-nya @ririnriandini, Mending Kamu Belajar Bahasa Lagi
Semua plesetannya bikin gemes
Cover image via Twitter/ririnriandiniDi media sosial, kamu mungkin dengan mudah mendapatkan joke-joke kayak begini.
Kalau nggak ngerti, biar kami jelaskan.
"If a goose (dibaca 'gus') carries everything in one trip, it is called… SEKALI-GOOSE" (baca: Sekali-gus).
Terjemahan: Jika seekor angsa membawa macam-macam [barang] dalam sekali perjalanan, itu artinya… SEKALIGUS.
Nggak nangkap?
Joke di atas namanya 'pun'.
Sebuah genre permainan bahasa yang menggunakan bunyi kata-kata tertentu dalam sebuah kalimat. Kalau di kita mah artinya 'plesetan'.
Metode lelucon ini butuh banget keahlian berbahasa, khususnya soal perbendaharaan kata. Semakin banyak perbendaharaan kata yang kamu kuasai, akan semakin mudahlah kamu mengerti kalimat-kalimat gemesin kayak di atas itu.
Yang bikin lucu, *pun* biasanya juga mereferensikan hal-hal tertentu yang maksudnya belum tentu nyambung dengan kalimat sebenarnya.
Indonesia punya jagonya beginian. Namanya [ Ririn Riandini] (https://twitter.com/ririnriandini).
Buka *timeline* Twitter-nya, dan bersiaplah terkagum-kagum melihat keahlian plesetannya yang di atas rata-rata.
Plesetannya bikin geregetan.
Bereaksi soal Agus Yudhoyono yang jadi cagub DKI Jakarta, Ririn bikin tweet begini.
Kami sempat bengong ketika melihat *joke* ini. Sampai kemudian tersadar bahwa ini maksudnya…
"Ten" + "Tara"
Yang kanan ternyata adalah foto artis **Tara Budiman**.
Reply di tweet itu sepertinya mewakili kami, atau bahkan sebagian dari kamu.
Ketika dihubungi [SAYS Indonesia] (http://says.com/id), Ririn menceritakan soal awal mula ia bermain pun pada setiap tweet-nya.
"Kayaknya sih mulai sekitar tahun 2013 awal, sejak merasa geli dan nggak banget tiap melihat *tweet* sendiri. Kok hobi nge-*tweet* curhat colongan dan sindir-sindiran."
Inspirasinya?
"Kebanyakan dari *following*, sih. Lihat *timeline* lagi bahas apa, kalau dirasa cukup *related*, ya suka ikut bahas juga, cuma ya dipleset-plesetin aja."
Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai guru privat ini menambahkan bahwa sebenarnya dia nggak punya sosok tertentu yang menginspirasi.
"Semuanya ya refleks aja."
Bukan cuma Agus Yudhoyono, Walikota Bandung Ridwan Kamil pun 'kebagian' jadi subjek di tweet-nya.
**Rebo Nyunda** adalah program khusus Walikota Bandung, Ridwan Kamil, yang bertujuan untuk melestarikan budaya Sunda.
Anak-anak '90-an pasti langsung ngeh nih.
Yang ini pengen bikin terbalikin meja.
Komentar seorang follower malah bikin nangis.
Eh, nggak kok, Rin. *Tweets*-mu bikin kami terhibur.

